Dan lagi..
Aku mengulanginya lagi, mengucap kata yang harusnya tak ku ucap.
entah apa yang baru keluar dari bibirku ini yang jelas itu sudah cukup menyakitkan hati hingga air mata yang menetes.
maaf??
begitu mudahnya minta maaf..
lalu aku harus gimana lagi?? aku memang tidak pandai tuk menghibur ataupun merayu.
smoga kamu tahu betapa aku menyesalinya.






